UPDATESULSEL.COM
— Penyelenggaraan Festival
Kuliner Satu Kota 1000 Rasa tidak hanya menyajikan ragam kuliner khas,
tetapi juga membawa misi menjaga kelestarian lingkungan. Melalui sistem
pengelolaan terpadu, tim gabungan berhasil menangani dan memilah sebanyak 1,86 ton sampah selama gelaran
acara berlangsung.
Aksi pengelolaan sampah secara berkelanjutan ini
terwujud berkat kolaborasi lintas pihak, yang melibatkan Makassar Eco Circular Hub,
Satgas Kebersihan Kecamatan Ujung Pandang, serta mahasiswa KKN Universitas
Bosowa (Unibos). Seluruh sampah yang dihasilkan dari area festival langsung
dipilah sesuai alur pengelolaannya agar tidak menumpuk dan mencemari lokasi
acara.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mengapresiasi
kesadaran bersama dari seluruh elemen yang terlibat dalam menjaga kebersihan
lokasi festival, mulai dari pengunjung hingga para pelaku UMKM.
"Terima kasih kepada seluruh pengunjung, pelaku
UMKM, panitia, dan seluruh pihak yang telah ikut menjaga kebersihan. Mari
jadikan memilah sampah sebagai kebiasaan, bukan hanya saat festival, tetapi
juga dalam kehidupan sehari-hari," tulis DLH Kota Makassar dalam
keterangannya, Senin (13/7/2026).
Melalui kampanye dengan pesan "Nikmati kulinernya, kelola sampahnya", DLH
Kota Makassar berharap suksesnya pengelolaan sampah pada festival ini dapat
menjadi pemicu perubahan perilaku masyarakat Makassar untuk senantiasa memilah
sampah mulai dari aktivitas sehari-hari.


