UPDATESULSEL.COM — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota
Makassar kembali menggelar aksi lingkungan bertajuk Jelajah Sampah 2026 di Kecamatan Tamalate pada Jumat (10/7/2026).
Kegiatan ini berfokus pada edukasi, pemilahan, dan pengelolaan sampah berbasis
masyarakat mulai dari tingkat rumah tangga.
Lewat rangkaian aksi bersih lingkungan, sesi edukasi,
hingga workshop pengelolaan
sampah, gerakan kolaboratif ini berhasil mengumpulkan total 220,48 kilogram sampah.
Aksi nyata ini tidak hanya mengandalkan partisipasi aktif warga lokal,
tetapi juga diperkuat oleh sinergi antar-lembaga. Penanganan dan pengangkutan
sampah dalam kegiatan ini didukung oleh armada dari CSR Center Point of Indonesia (CPI) serta keterlibatan BKM Maccini Sombala.
Perwakilan penyelenggara menyampaikan bahwa semakin
banyak elemen masyarakat dan swasta yang terlibat, semakin besar perubahan
lingkungan yang dapat diwujudkan secara berkelanjutan.
Gerakan Jelajah Sampah 2026 menjadi salah satu pijakan strategis Pemkot
Makassar dalam membiasakan masyarakat memilah sampah sejak dari sumbernya.
Edukasi langsung di lapangan diharapkan mampu mengubah pola pikir warga agar
tidak lagi membuang sampah sembarangan, melainkan mengelolanya menjadi barang berdaya
guna.
Langkah konsisten ini diharapkan dapat mengakselerasi
terwujudnya visi Makassar Bebas Sampah
2029, di mana lingkungan yang bersih dan sehat lahir dari komitmen serta
kolaborasi seluruh pihak.


