-->
  • Jelajahi

    Copyright © .
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Dukung Sekolah Hijau, DLH Makassar Serahkan Sarana Pengelolaan Sampah ke UPT SPF SDI Bawakaraeng

    UPDATESULSEL
    , 2.7.26 WIB

     


    UPDATESULSEL.COM - Dalam upaya menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini, UPT SPF SDI Bawakaraeng menerima bantuan sarana pengelolaan sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar pada Rabu (1/4/2026). Bantuan yang diserahkan meliputi satu unit tempat sampah pemilahan model terbuka, satu unit komposter, dan dua unit lubang biopori.


    Kepala UPT SPF SDI Bawakaraeng, Ismamiar, S.Ag., menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas kepedulian DLH Kota Makassar terhadap sarana kebersihan di sekolahnya.


    "Kami sangat berterima kasih kepada DLH Kota Makassar. Bantuan ini menjadi momen penting untuk membiasakan siswa memilah sampah organik dan anorganik secara konsisten," ujar Ismamiar.


    Ia menjelaskan bahwa tempat sampah pemilahan model terbuka tersebut akan ditempatkan di area kantin sekolah.


    "Dengan desain yang terbuka, siswa dapat dengan mudah melihat kategori sampah dan langsung mempraktikkan pemilahan saat membuang sisa makanan atau kemasan," tambahnya.


    Sementara itu, unit komposter dan lubang biopori akan dimanfaatkan secara maksimal untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk tanaman serta membantu penyerapan air hujan di lingkungan sekolah.


    "Fasilitas ini sangat mendukung program sekolah hijau sekaligus menjadi solusi untuk mengurangi genangan air di area sekolah," jelas Ismamiar.


    Bantuan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan DLH Kota Makassar dalam mendukung satuan pendidikan menerapkan gaya hidup ramah lingkungan.


    Guna memastikan bantuan ini berdampak jangka panjang, pihak sekolah berrencana membentuk tim kecil yang melibatkan para siswa untuk merawat komposter dan biopori tersebut.


    "Kami sengaja melibatkan siswa langsung dalam proses pengomposan agar mereka memahami siklus pengelolaan sampah dan merasakan manfaatnya secara nyata," terangnya.


    Ismamiar berharap bantuan sarana ini menjadi pemicu semangat seluruh warga sekolah untuk terus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.


    "Ini bukan sekadar bantuan tempat sampah, melainkan awal dari pembentukan budaya peduli lingkungan di sekolah kami. Sekali lagi, terima kasih kepada DLH Kota Makassar," tutupnya.