-->
  • Jelajahi

    Copyright © .
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Cari Korban KM Nurul Salsa, Bupati Selayar Usulkan Pos Basarnas Ditingkatkan Jadi Kantor

    UPDATESULSEL
    , 20.7.26 WIB

     


    UPDATESULSEL.COM - Direktur Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Selayar pada Senin (20/7/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) pascatenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Polassi.


    Dalam kunjungan tersebut, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo didampingi oleh Kepala Basarnas Makassar, Muh. Arif Anwar, S.Sos., MM, serta Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan.


    Pertemuan yang berlangsung di Pos Basarnas Selayar tersebut dihadiri oleh Bupati Kepulauan Selayar, Muhammad Natsir Ali, Kepala Syahbandar Selayar, Komandan Pos TNI AL Selayar, Kepala BPBD Kepulauan Selayar, serta sejumlah pihak terkait lainnya.


    Pada kesempatan itu, Bupati Muhammad Natsir Ali menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi seluruh unsur SAR gabungan—mulai dari Basarnas, Kodaral VI, Polairud Polres Selayar, Kodim 1415, hingga masyarakat lokal—yang bekerja tanpa henti dalam pencarian korban.


    Di hadapan Dirop Basarnas, Bupati Natsir Ali juga mengusulkan agar status Pos Basarnas Selayar ditingkatkan menjadi Kantor Basarnas. Langkah ini dinilai sangat strategis untuk memperkuat kapasitas personel, sarana, dan infrastruktur penyelamatan di wilayah Kepulauan Selayar.


    “Wilayah Kepulauan Selayar hampir setiap tahun mengalami kecelakaan laut. Oleh karena itu, kami berharap Pos Basarnas Selayar dapat ditingkatkan menjadi kantor, sehingga dukungan personel dan peralatan penyediaan semakin memadai,” ujar Bupati.


    Ia menjelaskan, salah satu kendala utama yang sering dihadapi daerah saat terjadi musibah laut adalah keterbatasan armada penyelamatan, khususnya kapal yang mampu beroperasi di tengah cuaca ekstrem dan gelombang tinggi. Terlebih lagi secara geografis, Kepulauan Selayar berada di jalur pelayaran kapal strategis yang dilintasi ratusan tiap harinya.


    Menanggapi usulan tersebut, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo menyampaikan bahwa aspirasi dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar akan segera disampaikan ke pimpinan pusat Basarnas sebagai bahan pertimbangan prioritas.


    Terkait kemajuan penanganan KM Nurul Salsa, Yudhi menegaskan bahwa pencarian masih terus berlangsung. Sesuai prosedur standar (SOP), pengoperasian SAR akan berjalan hingga tiga hari ke depan, namun kemungkinan tidak akan ditutup untuk waktu yang lama.


    “Operasi pencarian masih terus kami lakukan selama tiga hari ke depan sesuai rencana operasi. Namun, apabila dari hasil evaluasi di lapangan masih ada potensi korban yang ditemukan, maka operasi SAR dapat diperpanjang,” jelas Yudhi.


    Ia menambahkan, seluruh tim gabungan di lapangan terus memaksimalkan pencarian dengan memadukan pergerakan arus laut, kondisi cuaca, serta perkembangan informasi terbaru.


    Pertemuan Usai di Pos SAR, Dirop Basarnas bersama Bupati Kepulauan Selayar diadakan menuju Pelabuhan Rauf Rahman, Benteng, untuk menyambut dua korban selamat KM Nurul Salsa, yakni Jasmal dan Nurmiati. Keduanya berhasil dievakuasi menggunakan KRI Marlin setelah sebelumnya ditemukan oleh nelayan di perairan Pulau Sabalana, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), dan diperkirakan tiba pukul 21.00 WITA.


    Melalui kunjungan kerja ini, sinergi antara Basarnas, Pemkab Kepulauan Selayar, TNI, Polri, dan instansi terkait diharapkan semakin solid dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta penanganan darurat perairan di wilayah Selayar. (HUMAS-IC)